KISAH Mefistofele diawali pada 1908, ketika Fiat memperkenalkan mobil
balap Grand Prix SB4 bersistem penerus putaran menggunakan rantai ke
roda belakang. Setelah melihat performanya di arena balap, Sir Ernest
Eldridge dari Inggris membeli kendaraan tersebut untuk upaya memecahkan
rekor kecepatan.
Satu yang menjadi kendala saat itu. Mesin asli berkapasitas 18.0 liter
dianggap kecil oleh Elridge. Oleh karena itulah ia memutuskan mengganti
mesin tersebut dengan mesin pesawat terbang berpendingin cair buatan
Fiat dengan kapasitas 21.7 liter.
Mesin 6 silinder segaris berkode A-12 Bis ini mampu menghasilkan 320 hp
pada 1.800 rpm setelah di-upgrade di beberapa komponen, seperti
pemasangan empat buah katup dan empat busi di tiap silindernya.
Untuk bisa mengusung mesin pesawat yang besar dan berat, Eldridge
memperpanjang sasis SB4 menggunakan komponen bus London. Sementara untuk
memutar roda belakangnya, ia tetap menggunakan sistem rantai seperti
pada sepeda motor.
Yang paling aneh, kendaraan ini hanya dibekali dengan rem belakang
sehingga sangat sulit untuk mengendalikannya bahkan untuk pembalap yang
sangat berpengalaman sekalipun. Dan yang paling menarik, para ahli
hingga saat ini belum menemukan bagaimana mekanisme yang dimiliki
kendaraan tersebut untuk bisa mundur, bahkan hingga saat.
Sebutan Mefiosfele sendiri diberikan oleh para wartawan kala itu karena
kendaraan tersebut kerap menghasilkan asap dan ledakan dari mesin
besarnya. Sebutan tersebut muncul bertepatan dengan dipecahkannya rekor
kecepatan di Arpajon, Prancis pada 12 Juli 1942.
Saat itu kendaraan dengan panjang 5,1 meter berbobot 2 ton tersebut
berhasil mencatatkan kecepatan 234,980 km/jam yang dikendarai sendiri
oleh Eldridge. Momen ini juga tercatat sebagai kegiatan pencatatan rekor
kecepatan darat terakhir yang digelar di jalan umum. Meskipun rekor
tersebut hanya bertahan selama 32 hari, namun kepopuleran Fiat
Mefistofele bertahan lebih dari satu abad setelah kelahirannya.
Tahun 1969, Pimpinan Fiat Giovanni Agnelli membeli mobil tersebut dari
ahli waris Eldridge dan mengapalkannya pulang ke Italia untuk
direstorasi secara menyeluruh guna melengkapi koleksi bersejarah
perusahaan.
Mobil tersebut berfungsi secara sempurna dan dapat disaksikan di Centro
Storico Fiat (Pusat Sejarah Fiat) di Turin, Italia. Namun sayangnya,
mereka tidak memiliki video yang menggambarkan saat kendaraan tersebut
beraksi.
Kendaraaan ini juga pernah ditampilkan di Geneva Motor Show 2011.
Mefistofele berkapasitas mesin 21.7 liter tersebut sengaja ditempatkan
persis di sebelah Fiat 500 TwinAir berkapaitas mesin 0.9 liter. (OL-07)